Search
Close this search box.
17 Juli 2024

Lepas 400 Wisudawan, Rektor UNITRI: Jadi Lulusan yang Mampu Menciptakan Lapangan Kerja

Reportasemalang
Prosesi wisuda ke-44 UNITRI. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

Reportasemalang – Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) menggelar prosesi wisuda sarjana dan magister periode ke – 44. Bertempat di GOR Unitri dengan jumlah wisudawan dan wisudawati sebanyak 400 orang.

Dengan tambahan 400 wisudawan tersebut, hingga saat ini Unitri telah meluluskan 15.925 Sarjana dan Magister.

Rektor UNITRI, Prof. Ir. Eko Handayanto, M.Sc., PhD menyampaikan, para wisudawan setelah lulus dari UNITRI dan kembali ke tengah-tengah masyarakat. Diharapkan mampu mengabdikan kompetensi yang mereka peroleh selama di kampus.

“Karena mereka sudah dibekali dari kampus dengan keterampilan,” ujarnya, Sabtu (17/2/2024).

Reportasemalang
Rektor UNITRI, Prof. Ir. Eko Handayanto, M.Sc., PhD. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Selain itu, Prof Eko juga berharap agar para lulusan UNITRI bisa menjadi lulusan yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan, jangan hanya mencari pekerjaan.

“Kami sudah membekali mereka dengan beberapa keterampilan dan kompetensi. Termasuk kita mendekatkan mereka dengan dunia usaha dan lembaga praktisi di luar kampus,” ungkap Prof Eko.

Sementara itu, Ketua Panitia Wisuda, Pramono Sasongko menyampaikan, jika kuota wisuda dibatasi 400 mahasiswa. Sehingga setahun pihak kampus dapat menyelenggarakan 3-4 kali wisuda. Dengan target 1.200-1.500 lulusan per tahun.

“Karena input saat penerimaan mahasiswa baru itu sekitar 1.200 maba, sehingga harapannya outputnya sama. Atau lebih besar dengan angkatan sebelumnya yang ikut lulus,” jelasnya.

Selain itu lanjut Pramono, berbeda dengan sebelumnya, penyelenggaraan wisuda periode ini menempatkan orangtua atau keluarga mahasiswa di dalam GOR Unitri. Dimana sebelumnya mereka ditempatkan di tenda luar GOR.

Sebelumnya karena keterbatasan tempat, keluarga wisudawan ditempatkan diluar gedung. Mereka hanya bisa menikmati prosesi wisuda lewat layar TV.

“Pihak kampus telah merenovasi gedung tersebut, sehingga sekarang orang tua dapat melihat langsung prosesi wisuda. Tidak lagi lewat layar,” pungkasnya.