reportasemalang.com – Walikota Malang, Wahyu Hidayat turut menghadiri acara Kick Off Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama yang digelar oleh PWNU Jawa Timur di Gedung Auditorium Prof. Dr. KH M. Tolchah Hasan Universitas Islam Malang (Unisma), Rabu (7/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kota Malang resmi ditunjuk sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan kegiatan yang bertajuk “Memperkokoh Jam’iyah Tradisi, Kontribusi, dan Meningkatkan Peradaban”.
Emil Elestianto Dardak selaku Wakil Gubernur Jawa Timur, dalam sambutannya mengapresiasi peran strategis NU dalam pembangunan bangsa.
“NU adalah bagian sejarah yang mengakar. Kami di Pemprov Jatim bersyukur atas sinergi yang baik ini, baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi,” kata Emil.
Emil menyampaikan apresiasi terkait solidaritas warga NU se-Jawa Timur yang berhasil menghimpun donasi sebesar Rp3,89 miliar untuk daerah yang terdampak bencana di wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Aceh.
Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang ditunjuk sebagai Ketua Panitia Lokal menyatakan kesiapannya dalam mengawal keberlangsungan acara tersebut.
Wahyu mengatakan bahwa puncak acara tersebut diperkirakan akan dihadiri jamaah sebanyak 40.000 hingga 50.000 orang. Jamaah tersebut dipastikan akan memadati pusat kegiatan yang berlangsung di Stadion Gajayana pada tanggal 8 Februari 2026 mendatang.
“Kami terus berkoordinasi dengan pimpinan daerah yang ada di Malang Raya. Mengenai teknis parkir, titik drop-off, hingga jadwal kedatangan jemaah dari berbagai kota sudah kita petakan agar tidak terjadi penumpukan,” jelas Wahyu.
Untuk meminimalisir kemacetan, rangkaian acara akan dimulai sejak pukul 03.00 WIB dan ditargetkan selesai pada pukul 08.00 WIB. Terkait potensi kehadiran Presiden RI, Wahyu menyebut pihaknya terus menjalin komunikasi dengan PWNU untuk penyesuaian protokol pengamanan.
“Intinya Kota Malang siap menyambut tamu dan jamaah. Kita ingin momentum satu abad ini berjalan khidmat dan membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.