Search
Close this search box.
22 Juli 2024

Kerjasama dengan Kemnaker, IKA UM Kembali Gelar Job Fair dan Higher Education Expo

Pembukaan IKA UM Job Fair. (Foto: Agus N/reportasemalang)
Pembukaan IKA UM Job Fair. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

Reportasemalang – Bekerjasama dengan Pusat Pasar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia, Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Negeri Malang (PP IKA UM, menggelar Job Fair dan Higher Education Expo. Yang digelar selama dua hari, 7-8 September 2023.

Bertempat di Graha Cakrawala, Job Fair kali ini diikuti sebanyak 39 perusahaan. Dengan kebutuhan tenaga kerja sebanyak 679 orang.

Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd. menyampaikan, melalui gelaran Job Fair ini diharapkan mahasiswa UM sejak kuliah sudah memahami tentang kebutuhan tenaga kerja di luar itu seperti apa. Bagaimana alumni UM itu setelah lulus tidak memperkuat barisan pengangguran. Tapi justru bisa ikut berpartisipasi untuk mengisi pekerjaan yang tersedia.

“Syukur kalau ada yang berinisiasi menciptakan pekerjaan baru,” ujarnya, Kamis (7/9/2023).

Rektor UM dan Kepala Pusat Data dan Informasi Ketenagakerjaan mengunjungi stan Job Fair. (Foto: Agus N/reportasemalang)
Rektor UM dan Kepala Pusat Data dan Informasi Ketenagakerjaan mengunjungi stan Job Fair. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Selain itu bagaimana UM juga menyesuaikan kurikulum yang berlangsung secara fleksibel. Sehingga materi-materi sampai dengan mata kuliah yang relevan dengan kebutuhan tenaga kerja itu juga harus disesuaikan.

“UM harus membuat materi atau mata kuliah yang relevan dengan kebutuhan industri,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kepala Pusat Data dan Informasi Ketenagakerjaan, Mokhamad Farid Ma’ruf mengatakan, Kemnaker terus berusaha bagaimana caranya kebijakan pemerintah bisa mendukung lulusan-lulusan SMA maupun perguruan tainggi bisa segera mendapatkan pekerjaan. Dalam rangka mengurangi tingkat pengangguran.

“Makanya kami bekerjasama dengan kampus-kampus salah satunya dengan mengadakan Job Fair seperti ini,” sebutnya usai membuka Job Fair.

Menurut Farid, kebutuhan dunia industri ini selalu berubah. Sehingga harapannya Job Fair ini mampu mendekatkan para pencari kerja dengan perusahaan.

“Sehingga kampus-kampus juga bisa mengantisipasi membekali mahasiswanya untuk bisa menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia kerja,” tandasnya.

Rekto UM bersama Kepala Pusat Data dan Informasi Ketenagakerjaan. (Foto: Agus N/reportasemalang)
Rekto UM bersama Kepala Pusat Data dan Informasi Ketenagakerjaan. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Sementara itu, Ketua I IKA UM Prof. Dr. Ainin, M.Pd., menjelaskan, Job Fair kali merupakan yang pertama digelar UM bekerjasama dengan Kemnaker.

Dari 53 perusahaan yang mendaftar, hanya 39 perusahaan yang lolos seleksi untuk mengikuti Job Fair kali ini.

“Sisanya tidak lolos karena syarat dalam Job Fair kali ini adalah harus melaksanakan proses perekrutan secara langsung. Jadi perusahaan tidak sekedar koleksi lamaran saja,” tuturnya.

Menurut Prof Ainin, tujuan dari Job Fair ini adalah untuk memfasilitasi alumni dan mengembangkan dunia kerja. Termasuk juga agar massa tunggu memperoleh pekerjaan bisa lebih pendek tidak lama.

“Dengan Job Fair ini, IKA UM bisa memperluas jaringan kerjasama dengan berbagai perusahaan yang ada,” pungkasnya.