Search
Close this search box.
13 Juli 2024

Hilirisasi Hasil Riset dan Pemberdayaan Masyarakat, Polinema Gelar Expo Penguatan Produk Inovasi

Direktur Polinema mewakili Dirjen Pendidikan Vokasi membuka Expo Penguatan Produk Inovasi. (Foto: Agus N/reportasemalang)
Direktur Polinema mewakili Dirjen Pendidikan Vokasi membuka Expo Penguatan Produk Inovasi. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

ReportasemalangKota Malang, mengusung tema “Hilirisasi Hasil Riset dan Pemberdayaan Masyarakat / UMKM” Politeknik Negeri Malang (Polinema) menggelar Expo Penguatan Produk Inovasi dan Talk Show. Dalam rangka Dies Natalis ke-41 Polinema, selama tiga hari 22-24 Mei 2023.

Bertempat di gedung Graha Polinema, Expo ini menampilkan sejumlah karya produk hasil riset para dosen dan mahasiswa. Termasuk juga berbagai produk UMKM binaan Polinema.

Direktur Polinema, Supriatna Adhisuwigjo ST MT menjelaskan, gelaran Expo ini sebagai upaya Polinema dalam memfasilitasi para dosen dan mahasiswa untuk menampilkan karya produk yang mereka hasilkan.

“Entah itu dari hasil riset, hasil skripsi mahasiswa maupun dari hasil pengabdian masyarakat,” jelasnya.

Direktur Polinema mengunjungi salah satu stan UMKM binaan. (Foto: Agus N/reportasemalang)
Direktur Polinema mengunjungi salah satu stan UMKM binaan. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Harapannya melalui expo tersebut, karya-karya produk dari para dosen dan mahasiswa ini bisa bertemu dengan masyarakat yang memang membutuhkan.

“Masyarakat bisa dalam artian itu UMKM, Industri dan bisa dalam artian semua pihak lain yang memang membutuhkan karya -karya dari dosen dan mahasiswa kita,” terangnya.

Selain itu, Polinema juga memfasilitasi dari beberapa industri dan UMKM yang menjadi mitra, juga dari beberapa pusat riset dan beberapa peneliti. Yang memiliki produk yang sedang dalam proses pengembangan juga difasilitasi untuk bisa ikut expo.

“Karena sebetulnya expo ini untuk mempertemukan antara pihak kampus dengan pihak industri dan UMKM. Yang harapannya ini menjadi tempat untuk kita bisa berkolaborasi dan bersinergi kedepan,” tuturnya.

“Jadi ini menjadi salah satu wahana kita untuk bisa mendekatkan kampus dengan pihak industri dan UMKM,” imbuhnya.

MoU antara Polinema dengan UMKM, SMK, SMP, dan industri (Foto: Agus N/reportasemalang)
MoU antara Polinema dengan UMKM, SMK, SMP, dan industri (Foto: Agus N/reportasemalang)

Dalam acara expo tersebut lanjut Supriatna, juga ada acara talkshow dan penyerahan secara simbolis karya dosen dan mahasiswa kepada pihak UMKM dan mitra-mitra yang sudah bekerjasama. Yang kemudian dilanjutkan dengan penandatangan 50 MoU antara Polinema dengan UMKM, SMK, SMP, dan industri.

“Artinya bahwa ini adalah menjadi satu aktivitas yang riil, yang nyata bukan sekedar di MoU saja. Tapi dalam aktivitas yang membawa manfaat bagi mitra kita,” tandasnya.

Sementara itu Dirjen Pendidikan Vokasi, Dr Ir Kiki Yuliati MSc. secara daring menyampaikan ucapan Dirgahayu ke-41 Politeknik Negeri Malang. Dimana dikatakan Dirjen, momen dies natalis tidak hanya untuk merayakan dan mensyukuri, tetapi juga perlu mengevaluasi diri.

Menurutnya, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemdikbudristek terus mendorong inovasi, kolaborasi, serta terobosan-terobosan dalam memberikan layanan terbaik pendidikan vokasi.

Sebagaimana yang telah dicontohkan Politeknik Negeri Malang melalui expo produk inovasi ini bekerjsama dengan Pemerintah Daerah, UMKM dan lembaga mitra. Untuk mengimplementasikan agenda transformasi pendidikan untuk menuju kampus vokasi yang mandiri, otonom.

“Melalui kegiatan ini diharapkan akan terbangun komunikasi dan memperkuat kerjasama antara Peneliti, Dunia Industri, Pemerintah Daerah, dan UMKM. Sehingga akan meningkatkan kualitas penelitian dan menghasilkan produk inovasi yang dapat menyelesaikan permasalahan di Dunia Industri, Pemerintah Daerah, dan UMKM,” pungkasnya.