Search
Close this search box.
13 Juli 2024

Empat Tim LSO Mekatronic UMM Berlaga di Ajang KMHE dan KKCTBN 2023

Empat Tim LSO Mekatronic UMM siap ikuti ajang KMHE dan KKCTBN 2023. (Foto: Agus N/reportasemalang)
Empat Tim LSO Mekatronic UMM siap ikuti ajang KMHE dan KKCTBN 2023. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

Reportasemalang – Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang (FT UMM) melalui Lembaga Semi Otonom (LSO) Mekatronic mengirimkan empat tim pada laga kompetisi nasional. Yakni Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) dan Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) 2023.

Wakil Rektor III UMM, Dr Nur Subeki ST MT menyampaikan, KMHE diikuti oleh Tim Urban Gasoline dan Tim Proto Etanol. Sementara KKCTBN diikuti oleh Tim ERC dan Tim Sengkaling Evo 5.

Menurutnya, pihak kampus akan mendukung penuh tim yang berlaga di ajang nasional dan internasional. Demi prestasi gemilang dan nama baik UMM.

“Ini bagian dari implementasi keilmuan adik-adik di pentas nasional. Kalau belajar sungguh-sungguh dan dosen memberikan pembelajaran dengan benar, maka kegiatan akademik bisa menunjang kegiatan kokurikuler,” ujarnya.

Manajer Tim Urban Gasoline, Bara Bakti Setiawan menjelaskan, telah banyak riset yang dilakukan untuk mengikuti kompetisi. Riset tersebut telah dilakukan mulai Januari 2023 untuk mengikuti Kompetisi Shell Eco Maraton di bulan Juli 2023.

“Kami pertama dalam kelas mesin pembakaran dalam yang berbahan bakar gasolin. Proses pengerjaan ini kami riset mulai Januari 2023 untuk Kompetisi Shell Eco Maraton di Mandalika bulan Juli kemarin. Dari hasil pada saat latihan, bisa dikatakan 70 persen mendekati target kami. Tahun ini kami targetnya 600 km/liter,” jelasnya.

Persiapan tim mengikuti KMHE. (Foto: Agus N/reportasemalang)
Persiapan tim mengikuti KMHE. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Karena itu, timnya masih harus melakukan sinkronisasi antara spesifikasi mobil dengan tujuan lomba yang hemat energi. Karena mobil ini memiliki spesifikasi yang mumpuni untuk balap, tapi tujuan lomba ini kan hemat energi.

“Jadi harus sinkron antara spesifikasi modil dengan tujuan lomba. Pola mengendarai harus benar juga,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Manager Tim ERC, Febrianto Ramadani menyampaikan, persiapan tim sudah 90 persen. Kendaraan yang akan digunakan tersebut telah dipersiapkan dan didesain sejak bulan Juli 2023. Dengan lokasi latihan menggunakan Taman Rekreasi Sengkaling dan Danau UMM.

“Persiapan bersama tim untuk berlaga di kontestasi nasional saat ini telah mencapai 90 persen. Dan latihan juga kita perbanyak untuk mempersiapkan kontes,” tegas Febri, sapaan akrabnya.

Berbekal pengalaman tahun sebelumnya, pihaknya optimis dapat mencapai juara 1 pada tahun ini.

“Tahun kemarin di KKCTBN, tim kami mendapat juara 2 untuk Tim Engine. Tahun 2023 ini kita siap juara 1 KKCTBN,” tandasnya.

Sementara itu, Dekan FT UMM, Prof Ir Ilyas Masudin berjanji, jika nantinya dari masing-masing tim berhasil mendapatkan juara, maka kampus akan memberikan reward. Baik dalam nilai akademik maupun bentuk lainnya.

“Kepada empat tim terus semangat dan berusaha mempersembahkan yang terbaik demi nama baik kampus UMM,” pungkasnya.