Search
Close this search box.
22 Juli 2024

Diikuti Ribuan Peserta, UB Targetkan Juara Umum di Ajang MTQMN XVII

Rektor UB, didampingi Ketua Panitia MTQMN XVII dan WR III UB. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

Reportasemalang – Universitas Brawijaya (UB) kembali dipercaya menjadi tuan rumah Musabaqoh Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional (MTQMN) XVII 2023. Diikuti ribuan peserta dari 213 perguruan tinggi di Indonesia, UB menargetkan jadi juara umum.

Hal ini disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa Dr. Setiawan Noerdajasakti, S.H., M.H. saat konferensi pers di Gedung Rektorat, Jumat (3/11/2023).

Menurutnya, ada dua hal yang sudah disiapkan UB untuk ajang MTQMN XVII ini. Pertama, UB menyiapkan diri sebagai tuan. Kedua UB menyiapkan kafilah atau perwakilan untuk mengikuti perlombaan.

“Jumlah kafilah UB ada 38 peserta, hasil seleksi MTQ UB yang diselenggarakan bulan Mei lalu. Di setiap lomba kita ada kafilahnya. Jadi target kami Insyaallah juara umum, karena di perlombaan terakhir kita menjadi runner-up,” ujarnya.

Ketua pelaksana MTQMN XVII, drg. Miftakhul Cahyati. (Foto: Agus N/reportasemalang)
Ketua pelaksana MTQMN XVII, drg. Miftakhul Cahyati. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Lebih lanjut ketua pelaksana, drg. Miftakhul Cahyati, Sp. PM., menyampaikan, MTQMN XVII kali ini diikuti sebanyak 2.653 peserta dari 213 perguruan tinggi di Indonesia. Dengan melombakan 15 cabang Musabaqoh.

Lima belas cabang Musabaqah tersebut yaitu Tilawatil Qur’an, Tartil Qur’an, Qira’at Sab’ah, Fahmil Qur’an, Hifzhil Qur’an 10 Juz, Hifzhil Qur’an 20 Juz, Hifzhil Qur’an 30 Juz, Khattil Dekorasi, Khattil Kontemporer, Syahril Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al Qur’an, Desain Aplikasi Qur’an, Debat Arab, Debat Inggris, dan Musabaqoh Maulid Nabi Muhammad SAW. Terakhir MTQMN diselenggarakan pada tahun 2019 di Universitas Syiah Kuala Aceh.

“Tahun ini, Badan Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Kemendikbudristek menunjuk kami sebagai tuan rumah MTQMN XVII. Dimana semua cabang lomba dilaksanakan di UB,” jelasnya.

Disebutkan, MTQMN XVII diselenggarakan selama tujuh hari dari 3-9/11/2023. Diawali dengan malam ta’aruf dan pelantikan dewan hakim di balai kota Malang.

“Alhamdulillah kegiatan ini juga mendapat support dari pemkot Malang. Pembukaan kita pada tanggal 4 November, penyisihan dari tanggal 5 sampai tanggal 7. Kemudian tanggal 8 final dan tanggal 9 penutupan,” sebutnya.

“Dari total jumlah peserta terdiri atas 1233 putra dan 1331 peserta putri. Pada pembukaan kami merencanakan dibuka oleh Muhadjir Effendy. Penutupan nanti oleh pihak BPTI dan Kemdikbud Ristek,” tandasnya.

Sementara itu, Rektor UB, Prof. Widodo memandang bahwa kegiatan ini penting untuk menumbuhkan kompetensi, pemahaman, dan pengamalan kepada generasi muda.

“Ini sangat berguna untuk membangun generasi emas Indonesia,” ujarnya.

Karena itu, untuk memperlancar acara selama perlombaan MTQMN XVII 2023, Rektor UB memberi kebijakan agar perkuliahan dilakukan secara daring. Kuliah daring ini bertujuan untuk mengurangi arus kendaraan yang masuk ke UB selama satu minggu.

“Kita tahu pesertanya segitu banyak, pasti semua masuk UB. Belum juga ada pendamping, pimpinan, dan official. Kita ambil kebijakan fusion agar elama kegiatan MTQMN perkuliahan daring,” pungkasnya.