Search
Close this search box.
14 Juli 2024

Dies Natalis ke-42, Polinema Gelar Expo Hasil Riset dan Inovasi

Reportasemalang
Direktur Polinema membuka Expo Hasil Riset dan Inovasi. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

Reportasemalang – Politeknik Negeri Malang (Polinema) kembali menggelar Expo Hasil Riset dan Inovasi. Dalam rangka Dies Natalis Polinema ke-42, di Graha Polinema, Senin (20/5/2024).

Mengusung tema ‘Penguatan Kolaborasi Dudi untuk Mendukung Hilirisasi dan Komersialisasi Produk Inovasi’. Expo ini diikuti menampilkan puluhan inovasi hasil riset para dosen dan juga mahasiswa.

Direktur Polinema, Supriatna Adhisuwignjo, ST., MT mengatakan, Expo ini rutin diadakan dalam rangka rangkaian dies natalis Polinema. Yang pada tahun ini memasuki usia 42 tahun.

“Sudah banyak karya-karya yang dihasilkan dari hasil penelitian para dosen, penelitian dari pusat riset, maupun hasil penelitian dari para mahasiswa,” ujarnya.

Reportasemalang
Penandatanganan MoU Polinema dengan sejumlah mitra. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Menurut Supriatna, Polinema sebagai salah satu penyelenggara Perguruan tinggi vokasi memiliki banyak nilai yang harus di emban. Disamping harus ikut memajukan dunia pendidikan dengan menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas.

“Jangan lupa bahwa kita juga harus memiliki nilai dalam aspek sosial maupun aspek ekonomi,” tuturnya.

Dari aspek sosial lanjut Supriatna, keberadaan kampus Polinema tidak boleh lagi menjadi menara gading yang terpisah dari masyarakat. Polinema harus menjadi bagian dari masyarakat itu sendiri.

Dimana setiap problematika, setiap permasalahan yang ada di masyarakat adalah menjadi permasalahan juga bagi warga kampus Polinema. Sehingga bagian-bagian yang sudah diupayakan oleh para dosen Polinema dalam upaya ikut menyelesaikan berbagai problematika yang ada di masyarakat menjadi misi yang penting untuk dijalankan melalui berbagai macam kegiatan. Khususnya pengabdian kepada masyarakat.

“Untuk itu salah satu upaya yang kita lakukan adalah melakukan kemitraan dengan berbagai kelompok masyarakat. Guna bersama-sama menjadikan Polinema sebagai kampus yang bisa berkontribusi membantu mencarikan solusi terhadap permasalahan yang ada di masyarakat,” ucapnya.

Reportasemalang
Sejumlah inovasi yang dipamerkan dalam Expo. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Sementara pada aspek ekonomi, keberadaan Polinema sebagai kampus pendidikan tinggi, memiliki sebuah nilai yang harus diupayakan agar bisa bermanfaat secara ekonomi bagi masyarakat.

“Jadi kampus Polinema harus bisa memberikan kontribusi untuk kesejahteraan bagi masyarakat sekitar, Malang Raya, Jawa Timur dan Indonesia,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Expo, Sapto Wibowo ST MSc PhD menjelaskan, expo ini digelar untuk menampilkan hasil-hasil penelitian dari rekan-rekan dosen maupun para mahasiswa.
Karena mereka telah melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Hasil penelitian ini biar optimal dan agar tidak di kampus saja, makanya kita perkenalkan dan kita buka expo ini untuk umum. Siapa saja boleh datang,” ucapnya.

Peserta expo ada 11 industri lokal maupun luar Malang. Kemudian ada juga 5 perguruan tinggi lain. Sedangkan dari Polinema sendiri menampilkan 16 peneliti dan 4 pusat riset.

“Dalam expo ini kami juga melakukan penandatanganan MoU. Nanti paling tidak ada 47 mitra yang akan melakukan tandatangan untuk kerjasama penelitian maupun pengabdian masyarakat,” pungkasnya.