Search
Close this search box.
22 Juli 2024

Pesan Menko PMK di Sekolah Instruktur Ideopolitorstratak BPL PB HMI 2023

Reportasemalang
Saat Ketua Umum BPL PB HMI (tengah), Ahmad Surya Ramadhan menerima plakat dari Menteri PMK RI, Prof. Muhadjir Effendy. (Foto: Ist/reportasemalang)

Bagikan :

ReportasemalangKota Malang, Generasi muda Indonesia adalah kunci dalam menjemput Indonesia Emas 2045 mendatang. Karena di tahun tersebut, Indonesia berusia 100 tahun dan diperkirakan menjadi negara maju yang sejajar dengan negara-negara lain.

Walaupun momentum bersejarah tersebut masih sekitaran seperempat abad lagi, namun generasi muda harus dipersiapkan dari tahun sekarang supaya memperoleh kematangan dalam mengelola Indonesia pada tahun 2045 kelak.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.Ap menerangkan, generasi yang mengisi Indonesia emas adalah generasi muda Indonesia yang lulusan sarjana dan usianya kisaran 20 tahunan.

“Tentunya yang hadir pada kesempatan hari ini adalah mahasiswa dan mahasiswi pilihan dan memiliki disiplin jurusan yang berbeda. Karena seingat saya kegiatan-kegiatan HMI selalu membuka ruang partisipasi mahasiswa Islam, lintas disiplin jurusan, maupun lintas wilayah, asalkan dia kader HMI,” ujarnya saat menghadiri Sekolah Intruktur Ideopolitorstratak BPL PB HMI 2023 di Balai Besar Bina Pemerintahan dan Desa di Malang, Minggu (13/8/2023).

Lebih lanjut, Prof. Muhadjir Effendy yang juga mantan ketua umum HMI Cabang Malang 1980, menyatakan peserta yang mengikuti sekolah intruktur ideopolitorstratak akan menjadi figur dalam menentukan formulasi dan arah gerak HMI. Baik yang bersifat internal maupun eksternal, bersifat khusus maupun global dan lainnya melalui perkaderan.

“Diharapkan, Sekolah Ideopolitorstratak ini tidak hanya terhenti pada pemberian pemahaman konsep Ideologi dan politik saja. Melainkan peserta harus mampu menformulasikan strategi dan taktik yang bisa diterapkan dalam mewujudkan generasi muda, khususnya kader HMI yang unggul mengisi Indonesia 2045 kelak,” tuturnya.

Selain itu, Prof. Muhadjir juga berharap HMI mampu terus melahirkan kader-kader terbaiknya. Yang senantiasa mewujudkan tujuan HMI dalam menciptakan insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam. Serta bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.

“Karena itu, lewat Sekolah Instruktur Ideopolitorstratak ini kalian semua harus mampu melahirkan gagasan-gagasan bagus, baru dan memiliki daya jual dan daya saing,” pungkasnya. (Faiz)