Search
Close this search box.
17 Juli 2024

Prof. Hariyono Resmi Dilantik Sebagai Rektor UM Periode 2022-2027

Reportasemalang
Prof Dr Hariyono MPd, Rektor UM periode 2022-2027. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

ReportasemalangKota Malang, Prof Dr Hariyono MPd, resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Negeri Malang (UM) periode 2022-2027. Bertempat di gedung Graha Cakrawala, prosesi pelantikan sekaligus serah terima jabatan ini dipimpin langsung Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UM, Ir. Erik Setyo Santoso, MT, Rabu (26/10/2022).

Dalam kesempatan tersebut, ketua MWA UM, Ir. Erik Setyo Santoso, MT menyampaikan, bahwa banyak keberhasilan yang telah diraih UM semasa kepemimpinan Prof. Dr. AH. Rofiudin, M.Pd.

Diantaranya 27 Prodi S1, 2 Prodi S2, dan 2 Prodi S3 mendapatkan akreditasi Internasional ASIIN dan AQAS. Menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di luar negeri. Sedangkan di bidang riset dan publikasi Internasional di Scopus menduduki posisi 10 besar tingkat nasional.

Reportasemalang
Prosesi pelantikan Rektor UM periode 2022-2027. (Foto Agus N/reportasemalang)

Selain itu, prestasi UM di bawah kepemimpinan Prof.Rofi’uddin, M.Pd, UM beralih dari perguruan tinggi BLU menjadi PTNBH. Ini membuktikan bahwa UM telah berhasil menjalankan tatakelola yang baik.

“Karena itu kami sampaikan ucapan terimakasih kepada Prof.Rofi’uddin atas semua prestasi yang telah dicapai, selamat melanjutkan dan menjalani karya-karya berikutnya,” ucapnya.

Sedangkan kepada Rektor baru UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd sebagai Rektor UM diucapkan selamat bertugas.

“Semoga Prof Hariyono diberikan kesehatan, kelancaran dan keberhasilan dalam menjalankan amanah yang besar ini,” tandasnya.

Lebih lanjut, rektor periode sebelumnya Prof.Rofi’uddin, M.Pd, UM menyampaikan ucapan terimakasih telah diberikan kesempatan memimpin UM selama dua peroide. Selain itu ia juga memberikan selamat kepada penerusnya Prof. Dr. Hariyono, M.Pd sebagai Rektor UM yang baru untuk periode 2022-2027.

“Tidak perlu saya sebutkan apa dan bagaimana kedepan prof Hariyono untuk memimpin UM karena saya sudah paham bagaimana kinerja Prof Hariyono karena beliau juga pernah menjadi Wakil Rektor saya,” ucapnya.

“Kami berharap Rektor baru UM dapat mengemban tugas dan jabatan yang diamanahkan dengan baik. Serta memberikan kemanfaatan yang lebih banyak lagi bagi bangsa Indonesia,” tandasnya.

Reportasemalang
Prosesi serah terima jabatan Rektor UM. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Sementara itu Rektor baru UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd mengaku akan melanjutkan program yang sudah dirintis oleh rektor sebelumnya. Yaitu mengubah visi para pimpinan sampai staf bahwa UM kini sudah menjadi PTNBH.

Menurutnya, sebagai kampus PTNBH tentu berbeda dengan BLU. Kalau BLU dulu diukur dari berapa penyerapan anggaran. Namun setelah menjadi PTNBH, UM tidak hanya menyerap dan memanfaatkan anggaran yang ada. Tapi bagaimana memanfaatkan potensi yang ada.

“Yaitu bagaimana kita bisa mengelola dan mengembangkan potensi yang ada di UM agar income generating di UM ini bisa kita kembangkan. sehingga posisi kami sebagai PTNBH itu akan konsentrasi melakukan peningkatan konsolidasi kedalam,” tuturnya.

Selanjutnya Prof Hariyono juga mengajak teman-teman di UM sebagai bagian dari perguruan tinggi modal utamanya bukan modal fisik tapi modal intelektual. Yaitu modal yang berbasis pada pengetahuan.

“Makanya kami disini ingin nantinya di dalam proses berinteraksi baik di dalam maupun ke luar itu lebih menonjolkan dimensi-dimensi intelektual itu,” ucapnya.

Selain itu, Prof Hariyono juga menekankan agar jangan hanya mampu menguasai bidang studi saja, tapi bagaimana mengembangkan kapasitas belajar. Karena apa yang dipelajari tahun ini, lima tahun yang akan datang belum tentu relevan.

Sebab itu kalau kita hanya konsentrasi pada bidang studi, maka alumni kita akan gagap ketika melalui perubahan. Tapi sebaliknya, ketika selain kita belajar bidang studi tapi mengembangkan kapasitas belajar, ketika ada perubahan realitas, mereka akan dengan cepat bisa beradaptasi dan berinovasi sesuai dengan tantangan yang ada,” pungkasnya. (Agus N)